29 Des 2013

Aku Merindukanmu !

Posted by with No comments
"Aku cuma mau memelukmu, jangan lepasin aku. Aku gapapa kedinginan"

Hanya 15 menit lalu aku tersipu dan malu, karna tingkahnya yang membuatku seakan tak sanggup menahan rindu. Ya.. Bukan hanya seakan, namun memang tak sanggup. 4 hari aku tak bertemu dengannya. Sungguh membuat gejolak dalam dadaku memuncak, aku ingin selalu memeluknya dan tak ku lepas lagi. Apa daya kami hanya berpacaran, tak mungkin hal itu terjadi, kecuali kalau aku ingin diusir dari rumah.. Hahaha..

Oh iya, namaku Rasya. Dan dia, Arga. Kami sudah saling kenal sejak 1 bulan lalu. Yah, masih baru kenal, tapi kami sudah tepat 1 minggu berpacaran. Dan kami, saling mencintai. Kalian boleh bilang aku bodoh karna menerimanya begitu cepat, tapi menurutku, tak ada kata cepat atau lambat, yang penting aku sudah mengalami prosesnya. Yaitu PENDEKATAN..
Mungkin benar kata orang bahwa proses yang cepat, membawa hasil yang tak maksimal. Begitu juga dengan aku dan Arga, aku mengenalinya hanya sebagai orang yang "ia tunjukkan" selama ini. Aku tak tahu apakah selama ini kejujuranlah yang ia tunjukkan atau malah, sebuah TOPENG.
Begitu juga dengan aku dan teman-temanku, mereka bertanya-tanya kenapa aku begitu cepat untuk mengatakan bahwa aku benar menyayangi Arga, dan menerimanya sebagai kekasihku. Satu hal yang tak bisa aku pungkiri, IA MENJADIKANKU RATU BAGI HATINYA.
"Sya, aku dengar kamu sudah berpacaran dengan Arga?"
"Haha, kamu tau darimana?"
"Ah, banyak orang yang membicarakan kalian saat ini"
"Ya.. Kalian tidak salah, sudah 2hari"
Dan tak sampai situ saja, banyak pertanyaan yang mencecar ku juga Arga selama ini. Banyak juga pendapat miring mengenai aku, juga mengenai dia. Mungkin orang-orang tak menyukai hubunganku dengan Arga. Entah kenapa...
"Kamu serius pacaran sama dia?"
Membuatku merasa aku tak pantas untuk mendapatkan Arga. Memangnya apa yang salah denganku sehingga aku dianggap tak pantas untuk Arga?
"Kau baik untukku, jangan berkata seperti itu lagi..."
Aku tak kuasa menahan airmata, sungguh aku mengasihinya... Sungguh...
 HARI INI ..
"Hari ini jangan kemana-mana, kau harus dirumah, beristirahatlah. Jangan paksakan dirimu untuk bertemu aku, aku ingin kau sembuh"
"Tapi aku benar-benar merindukanmu Rasya.."
"Ya. Begitu juga dengan aku.. Tapi.. Kesehatanmu lebih penting.."
"Baiklah demi kau, aku turuti maumu.."
Aku sebal saat kau bilang begitu, jauh dilubuk hatiku aku benar-benar merindukanmu Arga. 3hari lalu aku yang sakit dan aku tak bisa keluar untuk menemuimu, dan mulai tadi malam, kau yg sakit, dan itu berarti kita tak bisa bertemu lagi. Dan itu berarti aku harus memendam rindu ini lagi. Aku tak sanggup. Aku ingin memelukmu ARGA!!
Kembali aku menangis menahan rindu, aku tak tahu harus apa agar perasaan ini hilang. Akhirnya aku tertidur dalam tangisku. Hingga akhirnya ayahku membangunkanku..
05.00 PM
"Rasya, kau bilang hari ini kau harus latihan. Lekas bangun dan bersiaplah"
"Baiklah yah"
Zzzzzzzzzzzzzzt... Zzzzzzzzt... Ponselku bergetar.
"Dear..."
"Ya..."
"Hari ini aku harus keluar rumah menuju rumah guruku, apa kau jadi latihan hari ini?"
"Ya.. Aku sedang bersiap menuju tempat latihanku.. Ada apa?"
"Aku akan menjemputmu nanti.."
"Tapi.. kau sedang sakit dear, jangan paksakan dirimu.."
"Sudahlah aku tak akan apa-apa. Aku merindukanmu hanya itu.."
"Baiklah..."

Aku melompat kegirangan, sungguh aku merindukannya. Ia kalian boleh lelah membaca kata-kata aku merindukannya. Tapi aku benar merindukannya!


07.00 PM
Hujan sangat deras, tiba-tiba aku mengkhawatirkan Arga. Aku takut Arga kenapa-kenapa.. Tapi tadi Arga bilang kalau ia harus berbicara dengan gurunya dan aku tak mungkin menanyakan kabarnya sekarang. Bisa-bisa aku mengganggunya dan merusak obrolan mereka.
Aku hanya bisa menahan hati dan berdoa semoga ia baik-baik saja...
08.00 PM
"Aku sudah sampai, ayo pulang..."
Aku berlari ketempatnya menunggu, aku mengkhawatirkannya. Aku tetap berdoa ia baik-baik saja. Secepat mungkin ku ayunkan langkahku, aku tak mau ia menunggu terlalu lama. Aku tak mau Arga susah lagi.. Arga menatapku dari kejauhan, dibawah rintik hujan. Ia tersenyum dan menungguku disana.. Aku membalas senyumnya, aku bahagia bisa melihatnya lagi. Dengan tubuh yang kelihatan lebih bugar pastinya... 
Aku duduk dibelakangnya dan langsung memeluknya. Aku merindukannya Tuhan... Aku dan Arga tertawa dan bercanda selama perjalanan pulang. Ia terlihat bahagia, juga... Merindukanku..
Aku diam, aku menikmati perjalanan singkat ini. Aku memeluknya dengan erat. Seakan tak ingin melepasnya lagi..
"Sayang, kalau kau kedinginan, kau boleh memasukkan tanganmu kedalam saku jaketku"
"Aku cuma mau memelukmu, jangan lepasin aku. Aku gapapa kedinginan"
Maafkan aku yang sudah meragukanmu, meragukan keseriusanmu. Kini aku mengerti kau sungguh menyayangiku, dan... Merindukanku...

 Aku sayang kamu,,,

Arga!


NB : Ini untuk SUPERMAN..
Aku menyayangimu :)

Salam,





Rea :D

0 comments:

Posting Komentar