22 Agt 2014

Hidup adalah Pilihan bukan Takdir

Posted by with No comments
Halo blog! Apakabarnya nih? Masih setia buat gue siksa dengan tulisan gue yang brutal dan membabibuta? Hahaha Gue kali ini bakal nulis sesuatu mengenai hidup, cieelaaahhh~ ini terinspirasi dari teman-teman yang selalu mengeluh di jejaring sosial terutama facebook dan twitter, tentang kehidupannya. Tentang mereka yang selalu menyalahkan takdir, nasib, dan lain sebagainya. Yang bertindak seolah Tuhanlah yang menginginkan kehidupan mereka yang semakin hari semakin jelek, sial da buruk. Tentang mereka yang menganggap kalo Tuhan itu ga adil dengan membandingkan hidupnya dengan hidup orang lain, dan membandingkan apa yang mereka miliki dengan yang orang lain miliki. Karna pernah denger kata-kata ini nggak? 
"Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu."
http://makhluklemah.wordpress.com/2012/05/02/jelek-dan-bau/bingung/
Jangan selalu menyalahkan takdir, nasib atau apapun itu, pada dasarnya manusia bukan hidup HANYA karna jalan Tuhan, Tuhan bukan sosok yang protective yang MENGHARUSKAN anakNya untuk mengikuti jalanNya. Tuhan masih beri kita pilihan. Dan kerap kali kita salah memilih, dan kadang kita memilih berdasarkan keegoisan dan keserahakan sifat manusia. Dan pada saat itu biasanya manusia sudah mulai menyalahkan diri sendiri, keadaan dan masa lalu. 

Gue termasuk orang yang ga terlalu banyak cerita soal masalah gue, KECUALI gue anggep masalah itu bisa dijadiin pelajaran sama orang lain, gue bakal cerita, tapi gue ceritapun setelah masalah selesai. Dan ga jarang orang bilang kayak gini ke gue "Ren, lo ga sekaya gue, dibanding gue ya bisa dibilang lah gue lebih ini itu dari lo, tapi kok hidup lo kayak ga pernah ada masalah sih?" , Jujur statement ini terlalu jujur dan fulgar buat gue hahahaha... Tapi yang gue pikir begini, semua orang pasti punya masalah masing-masing dalam hidupnya, ya dan setiap orang punya kemampuan dan kekuatan berbeda yang diberikan sama Tuhan, dan itu juga sebabnya ujian buat kita juga beda-beda, masalah buat kita juga beda-beda. For sample gini deh, misalnya gue esde lo teka, kalo gue yang esde di uji pake soal anak teka kira-kira gue kesulitan nggak? Dan gitu juga sebaliknya kira-kira si anak teka bisa kerjain soal anak esde nggak? Gabisa kan? Sama kayak ujian dan pilihan yang harus kita pilih guys..

Dan gue juga pernah dapet kata-kata begini :
"Belum tentu orang lain tidak punya masalah, mereka punya hanya saja mereka menyimpan dan menyelesaikan masalahnya dan mempergunakan waktu sebaik-baiknya untuk menyelesaikan masalah bukan menghabiskannya untuk mengeluh"
Dan jujur bilang quotes diatas bener banget... Ada 2 keadaan yang kemungkinan terjadi setelah keadaan seperti ini. 

1. Menyalahkan keadaan , diri sendiri, orang lain, lingkungan dll. Intinya ga bisa menerima dan terus mengeluh dan jatuh dalam keadaan lebih buruk, lari dari kenyataan, mencari pelarian, jalan pintas dll..
2. Intropeksi diri dan minta ampun karna tidak bertanya pada Tuhan sebelum memilih, dan bertobat serta menikmati AKIBAT melakukan kesalahan ini.

Biasanya orang yg memilih pilihan pertama adalah org yang hidupnya sulit untuk mendapatkan hal baik, sekalipun mendapatkannya, ia tidak akan bersyukur dan malah hal baik tsebut semakin menjerumuskannya dalam dosa. Sedangkan orang kedua, memiliiki hidup lebih tenang. Bukan berarti tidak ada masalah, karna kesalahan PASTI ada konsekuensi, tai ketika ia menjalani konsekuensinya itu, ada Tuhan yang membantunya untuk melewati keadaan itu. Dan itu merupakan latihan untuk kita memiliki mental dan sikap lebih dewasa dan kuat..

Lalu? Bagaimana dengan kita?
Jesus bless..




Love,



Irene

0 comments:

Posting Komentar