7 Okt 2015

Terimakasih atas setiap cintaMu

Posted by with No comments
Setiap malam ketika aku menyelesaikan setiap kegiatanku, setelah aku membereskan semua pekerjaan dan bisa duduk di hadapanMu, ntah pun hari itu menyenangkan ataupun menyebalkan, membahagiakan atau menyedihkan, aku berusaha untuk tetap bisa hadir di hadapanMu menceritakan semua yang terjadi dalam hidupku. Meskipun aku tau Kau ada dimana aku ada, karna Kau disini (menunjuk hati). Aku tau Kau tak pernah pergi, Kau ada disetiap langkahku, bahkan Kau tau apa yang sudah, sedang dan akan ku lakukan. Kau tau semua. Tapi ntah kenapa aku bahagia ketika aku bisa berbicara denganMu, duduk dikakiMu dan menatap wajahMu yang menenangkan itu. 


Seberapa berat hariku, bahkan seolah aku mau mati saja rasanya, pertolonganMu selalu membuatku terpesona. Kau lakukan hal-hal terbaik yang membuat tangisku reda dan berganti dengan senyuman, Kau ubah setiap kesedihanku dengan harapan baru, Kau yang ubah kemarahanku dengan ketenangan, Kau yang selalu bisa membuatku tersipu-sipu dengan caraMu membuat kekesalanku hilang! Aku tau Kau lakukan itu karna Kau begitu mencintaiku. Aku mengerti Kau takkan biarkan aku sedih apalagi sampai menangis. Kau lakukan itu semua. Ntah kenapa Kau begitu baik, ntah bagaimana aku bisa untuk lari daripadaMu? Rasanya aku tak mau!

"Kemana aku dapat pergi menjauhi Roh-Mu? Kemana aku dapat lari dari hadapanMu. Jika aku mendaki ke langit, Engkau ada disana, Jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga disana tanganMu akan menuntun aku, dan tangan kananMu memegang aku"

Tapi meskipun kusadari semua kebaikanMu, tak jarang aku melakukan hal-hal bodoh yang tak Kau sukai. Aku lari daripadaMu, aku menghindar, aku marah, aku kecewa, aku menjauhiMu. Oh, lagi-lagi ketika aku kembali Kau memelukku erat dan mengampuni semua. Tuhan bolehkah aku tau? Terbuat dari apakah hatiMu yang begitu mulia itu? Begitu banyak hal yang aku lakukan yang tanpa kusadari mempermalukanMu, tapi ketika aku jatuh dan tersesat, lagi-lagi tanganMu sendiri yang mengangkatku dan membawaku kembali. TanganMu sendiri yang menyeka airmataku, tanganMu sendiri yang memelukku dan membuatku tenang dan kuat kembali. Bolehkah aku memiliki hati sepertiMu? Hati yang begitu besar dan luas. Hati yang begitu putih tak bernoda. Siapakah aku sehingga Kau begitu mencintaiku?

"Siapakah aku ini, Ya Tuhan Allah dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?

Terkadang aku berfikir, bagaimana caraku menyenangkanMu. Bagaimana caraku untuk membuatMu tersenyum. Apakah yang bisa aku berikan sedangkan hidupku pun milikMu? Aku hanya punya hatiku, hati yang mungkin tak sempurna mencintaiMu Bapa, hati yang mungkin penuh dengan luka karna dunia, hati yang hancur. Apakah ini cukup untukMu? Rasanya tidak. Sampai kapanpun semua ini takkan pernah mampu kubalaskan. Takkan mampu mewakilkan terimakasihku atas cintaMu yang tak berujung.

Aku mencintaiMu, selamanya akan ku perbuat seperti itu. Maafkan ketidaksempurnaanku, maafkan semua kekuranganku. Tetaplah disini. Aku mencintaiMu

0 comments:

Posting Komentar